Tips Sukses Membuat Pangsit yang Lezat, Mudah, dan Praktis


Penulis: Tia | Editor: Ria  |  

Pangsit buat saya adalah menu pelengkap wajib. Terutama untuk mie ayam dan bakso. Kalau tidak ada, rasanya pasti kurang nikmat dan membuat saya tidak terlalu semangat makan.

Harus diakui, pangsit buatan restoran memang enak rasanya. Tapi setelah bisa membuatnya sendiri, ternyata pangsit homemade rasanya lebih istimewa. Membuatnya juga ternyata sangat mudah. Walaupun anda masih pemula, tapi dijamin anti-gagal, deh.

1. Gunakan kulit khusus pangsit yang berbentuk persegi

Untuk membuat pangsit yang enak, adonan isi pastinya harus dibalut dengan kulit khusus pangsit. Kulit khusus pangsit ini berbentuk persegi ukuran 10×10 cm dan agak lebih tebal dari kulit lumpia. Nah, karena ketebalannya yang pas, kulit pangsit jadi tidak mudah sobek dan dapat membungkus adonan dengan sempurna. Selain itu, pangsit akan terasa kenyal bila direbus. Sedangkan kalau digoreng, pangsit akan terasa sangat renyah saat digigit.

Kulit pangsit bisa anda temukan dan beli dengan mudah di pasar atau supermarket. Kalau ingin membuatnya sendiri pun juga mudah caranya. Campurkan seluruh bahan, uleni adonan hingga kalis, dan giling sampai dapat ketebalan yang diinginkan.

2. Buat adonan isian dari campuran daging ayam giling dan udang cincang

Isian pangsit sebenarnya sangat variatif. Namun, yang klasik dan pasti disukai semua orang adalah isian dari campuran daging ayam giling dan udang cincang. Perpaduan kedua jenis daging ini memberikan citarasa yang unik dan gurih. Tidak hanya itu, penggunaan daging udang pun juga membuat adonan isi terasa kenyal dan tidak kering.

Kalau anda ternyata punya alergi udang, tidak perlu khawatir. Anda bisa mengganti udang cincang dengan jamur merang atau jamur shitake yang dicincang halus.

3. Tambahkan tepung sagu, telur, daun bawang, dan berbagai bumbu pada adonan isi

Pada campuran daging ayam dan udang, tambahkan tepung sagu, telur, irisan daun bawang, dan berbagai bumbu. Bumbu yang digunakan untuk adonan isi ini adalah bawang bombay cincang, bawang putih halus, gula, lada, garam, dan minyak wijen. Semua bahan dicampur dan diaduk rata hingga saling merekat.

Untuk mencicipi dan mengoreksi rasanya, ambil sedikit adonan dan rebus di air mendidih hingga matang. Lalu, cicipi rasanya dan sesuaikan apabila belum memenuhi selera anda.

4. Setiap kulit cukup diisi dengan 1 sendok makan adonan isian

Kalau kulit pangsit sudah siap, adonan isi juga sudah siap, sekarang pangsit sudah bisa dibuat. Untuk setiap kulit pangsit, anda cukup menuangkan 1 sendok makan adonan isian saja. Jangan terlalu banyak, karena nanti kulit pangsit tidak bisa direkatkan atau malah sobek.

5. Rekatkan kulit menggunakan putih telur dan lipat jadi bentuk segitiga

Kulit pangsit yang sudah diisi adonan, kemudian direkatkan pinggirannya hingga adonan tertutup. Untuk merekatkannya, sebaiknya gunakan putih telur daripada air biasa. Oleskan putih telur tipis-tipis di seluruh pinggiran kulit pangsit. Lalu, lipat kulit menjadi bentuk segitiga dan rekatkan setiap ujungnya hingga tidak ada lubang. Ulangi sampai seluruh adonan dan kulit habis.

6. Rebus atau goreng sesuai selera

Pangsit ini bisa anda olah dengan 2 cara, yaitu direbus dan digoreng. Untuk membuat pangsit rebus, rebus air kaldu dalam panci hingga mendidih. Kemudian, masukkan pangsit ke dalam kaldu dan rebus hingga mengapung di permukaan lalu tiriskan.

Kalau anda lebih menyukai yang garing dan renyah, pangsit bisa anda olah dengan digoreng. Panaskan minyak yang cukup banyak dalam wajan dan goreng pangsit dengan metode deep fry untuk hasil renyah. Gunakan api kecil dan goreng pangsit hingga berubah warna jadi coklat.

Mau rebus atau goreng, pangsit tetap makanan yang istimewa. Dijadikan panganan utama, bisa; dijadikan camilan atau side dish pun cocok-cocok saja. Kalau saya, biasanya menjadikan pangsit rebus sebagai panganan utama dan pangsit goreng sebagai camilan. Bagaimana dengan anda?